Puisi "Satu Menit"

 

Satu Menit

(Wahyu Amanatullah)


Langkah berpacu

Dalam hati bersenandung melodi syahdu

Sesederhana itu sebuah perpisahan

Sesederhana itu sebuah pertemuan

Dalam penyamaran,

aku sunggingkan sebuah senyuman

 

Padanya, kurajut rindu mendalam

Memang waktu berjalan tak tentu

Semua tak lagi baru

Namun kenangan masih satu


Tuban, 18 September 2020

Komentar

Postingan Populer